Dinda Sang Mu’adzin

 

Serasa petir menyambar saat saya menerima SMS dari anak saya; “ba’da ashar tadi …… (sebut saja namanya Dinda) meninggal dunia, bunuh diri”.

Dinda? Bunuh diri?

Sungguh, ketika saya baca SMS itu awalnya saya tidak begitu mempercayainya. Saya fikir ini adalah bentuk guyonan keterlaluan teman-teman anak saya. Tapi ketika saya segera tiba di rumah ternyata berita itu benar. Dinda mati bunuh diri.

Wikipedia menulis bahwa bunuh diri adalah tindakan mencabut nyawa diri sendiri dengan menggunakan segala macam cara. Ada berbagai alasan mengapa orang bunuh diri.

Sebetulnya fikiran dan otak saya masih diselimuti misteri tewasnya Dinda ketika langkah-langkah kaki saya akhirnya tiba di rumah duka yang tidak jauh dari rumah saya sendiri. Di tengah isak tangis orangtua, saudara, kerabat, dan teman-teman Dinda, saya melihat tubuh anak ini sudah terbujur kaku terbaring di tengah rumah duka.

Ada perasaan kehilangan yang sangat yang saya rasakan saat itu. Bagaimana tidak? Dialah sang mu’adzin_pemula yang kerap memanggil orang untuk segera menunaikan shalat. Bayangkan: 5 kali dalam sehari anak ini begitu rajin mengumandangkan adzan. Bahkan sering dia lakukan rutinitas itu 6 kali dalam sehari semalam. 5 kali pada waktu shalat fardlu plus adzan awal untuk membangunkan orang shalat malam.

Saya katakan mu’adzin_pemula karena 2 alasan:

Pertama, kehadiran dia di masjid sekitar rumah kami yang tiba-tiba. Mungkin inilah yang disebut hidayah ramadhan karena di awal ramadhan tahun inilah dia begitu menikmati indahnya hidup di bawah naungan hidayah.

Kedua, lantunan suara adzan yang dilantunkan terkadang membuat kami – orang-orang sekitar masjid – yang mendengarnya berharap bahwa adzan yang dia kumandangkan segera usai.

Namun , itulah Dinda.

Anak_Baru_Gede yang berusia 19 tahunan ini sangat percaya diri akan kemampuan dan keampuhan panggilan adzannya untuk segera membuat orang berdatangan ke masjid melaksanakan shalat berjama’ah.

Inilah yang membuat fikiran dan hati saya masih diselimuti ketidakpercayaan: Dinda sang mu’adzin pendiam itu ,melepaskan nafas terakhirnya di ujung tambang yang menggantung di loteng rumahnya.

Saya tidak begitu faham alasan kenapa Dinda mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu . Atau bisa saja dia dibunuh? Kemungkinan lainnya dia sedang bergurau pura-pura mau bunuh diri kemudian tanpa diduga kursi yang dipakai sebagai penyangganya rubuh? 

Keesokan harinya saudara, teman, sahabat, dan ahli masjid di mana biasanya Dinda mengumandangkan adzan mengantar jasad Dinda ke tempat peristirahatan terakhirnya di Pemakaman Sirnaraga Bandung. Seribu pertanyaan masih menggelayuti hati dan fikiran:

Apakah Dinda dibunuh atau bunuh diri?

Jika bunuh diri, apa problem hidup yang dirasakannya hingga dia harus mengakhiri hidupnya demikian  tragis? 

Saudara-saudaranya, teman-temannya,  guru ngajinya, bahkan orangtuanya tidak mengetahui penyebab atau alasannya.

Hanya Tuhan yang tahu.

Selamat jalan Dinda.

Maafkan kami kalau telah membuatmu seolah-olah hanya kamu sendiri yang boleh tahu dan merasakan masalahmu. 

Tuhan, ampuni dan maafkan kami dan ……….Dinda!

 

(Dinda ditemukan tewas tergantung  di rumahnya pada Selasa, 27 Januari 2009, pkl 17an)

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

 

(LIRIK DENGAN CHORD)

Intro:

Am 4x
Am C
A blinding flash of white light
G Am
Lit up the sky over Gaza tonight
Am C
People running for cover
G Am
Not knowing whether they’re dead or alive

Dm Am
They came with their tanks and their planes
Dm Am
With ravaging fiery flames
Dm F
And nothing remains
C G
Just a voice rising up in the smoky haze

F C
We will not go down
Am G
In the night, without a fight
F C
You can burn up our mosques and our homes and our schools
Am G
But our spirit will never die
Am G
We will not go down
Am
In Gaza tonight

Am C
Women and children alike
G Am
Murdered and massacred night after night
Am C
While the so-called leaders of countries afar
G Am
Debated on who’s wrong or right

Dm Am
But their powerless words were in vain
Dm Am
And the bombs fell down like acid rain
G Am
But through the tears and the blood and the pain
C Em
You can still hear that voice through the smoky haze

F C
We will not go down
Am G
In the night, without a fight
F C
You can burn up our mosques and our homes and our schools
Am G
But our spirit will never die
Am G
We will not go down
Am
In Gaza tonight

F C
We will not go down
Am G
In the night, without a fight
F C
You can burn up our mosques and our homes and our schools
Am G
But our spirit will never die
F C
We will not go down
Am G
In the night, without a fight
Am G
We will not go down
Am
In Gaza tonight

 

http://www.michaelheart.com/

MP3 nya bisa didownload di http://michaelheart.com/Song_for_Gaza.html

 

 

 

 

 

 

 

(Terjemahan lirik dalam bahasa Indonesia)

Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

 

SENYUM

Dari sekian banyak karakter wajah manusia, hanya satu karakter yang paling banyak disukai orang  yaitu senyum .

Seseorang yang menyunggingkan senyuman bisa ditafsirkan bahwa orang itu sedang bersuka cita, bahagia, ramah, penuh persahabatan, membuka diri, dan seribu satu tafsir positif lainnya. Hhmm….Inilah senyum humanis.

Dari sudut huruf pembentuk suku kata, beberapa bahasa di dunia menuliskan kata senyum (dan melafalkannya) dengan menyertakan huruf M yang kalau kita lafalkan akan nampak membentuk karakter bibir kita seperti sedang menyungging senyum.

Perhatikan yang berikut ini:

·         Bahasa Indonesia : senyuM

·         Bahasa Inggris: sMile

·         Bahasa Arab: tabassuM

Beberapa produk iklan sering menampilkan wajah penuh senyuman untuk merayu calon konsumen melirik dan membeli produk yang diiklankan. Kadang-kadang wajah artis  yang ditampilkan – tentu saja sambil menyungging senyum terbaik yang dia miliki – tidak ada kaitannya sama sekali dengan materi dan barang yang diiklankan. Tapi dengan cara begitu banyaklah orang yang tertarik membeli produk iklan tersebut. Hhmm….Ini dia, senyum kapitalis.

Yang tragis bin dramatis adalah ini: sepasang suami istri harus berantakan bahtera rumah tangganya gara-gara kepincut WIL (Wanita Idaman Lain) atau PIL (Pria Idaman Lain) yang  selalu menggodanya dengan…….. sesungging senyuman. Hhmm….Yang ini senyum iblis.

Saat-saat menjelang ajang Pemilu, Pilkada, ataupun Pilpres kita akan disuguhi wajah-wajah “ramah” menyunggingkan senyum manisnya menyapa kita di sudut-sudut jalanan. Bisa ditebak, senyum yang ditebar berharap datangnya simpati dan dukungan dari calon pemilih. Hhmm….Ini sih senyum politis.

Tuhan, hiasi pemimpin kami dengan senyuman  yang akan selalu mengundang senyum kebahagiaan dan kesejahteraan bagi kami dan anak cucu kami!

MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory)

MMPI adalah tes psikometrik untuk mengindentifikasi keadaan jiwa seseorang.

Tes ini bersifat objektif dan empirik, dikembangkan sejak 1930 oleh JC. Mc Kinley sorang psikiater dan SR. Hathaway seorang psikolog.

Dipublikasikan pertama kali pada tahun 1942, direvisi dan restandarisasi pada tahun 1989 menjadi MMPI 2. Test MMPI dipakai di seluruh Amerika dan bahkan menjadi tes klinis yang terbanyak di seluruh dunia.

KEGUNAAN

MMPI digunakan terutama untuk:

  • Analisa kondisi kejiwaan (psikis) seseorang untuk mengetahui ada atau tidaknya suatu gangguan jiwa (psikopatologi) pada seseorang,
  • Mengetahui kapasitas mental (potential mental capacity) seseorang,
  • Melihat ciri kepribadian yang relatif menetap.

KAPAN MMPI Dibutuhkan?

  • Saat anda ingin mengetahui kondisi mental anda. dengan mengetahui kondisi mental, akan sangat menolong anda untuk pengembangan diri. Anda akan mengetahui klemahan diri dan dapt beusaha untuk meningkatkan kapasitas anda,
  • Deteksi gangguan jiwa: untuk mengetahui ada tidaknya gangguan jiwa atau gangguan kepribadian pada seseorang,
  • Sebagai acuan dalam psikoterapi atau konseling: gambaran mental dan kepribadian akan memudahkan terapis untuk melakukan psikoterapi atau konseling baik pada penderita gangguan jiwa maupun orang normal, misalnya pada konseling pendidikan, konseling pernikahan atau psikoterapi untuk meningkatkan kapasitas mental,
  • Seleksi pegawai baru atau penempatan pejabat: untuk mendapatkan pegawai yang memiliki kapasitas mental sesuai job yang ada dan menghindarkan oang bermasalah ada di perusahaan anda,
  • Seleksi untuk peserta didik: jenis pendidikan tertentu membutuhkan orang dengan kapasitas mental dan kepribadian tertentu.

BAGAIMANA Melakukan Test MMPI ?

Test ini terdiri dari 567 item yang perlu dijawab ya atau tidak, biasanya dapat diselesaikan dalam 1 sampai 2 jam.

Kondisi jiwa aan mempengaruhi prestasi kerja, pendidikan, dan aktivitas sehari-hari anda. Mengetahui kondisi jiwa anda akan bermanfaat untuk pengembangan kepribadia anda.

BAGAIMANA Kondisi Jiwa Anda Saat Ini ?

  • Dalam tubuh yang sehat belum tentu terdapat jiwa yang sehat,
  • Keadaan jiwa anda akan sangat mempengaruhi seluruh kehidupan anda,
  • Mengetahui keadaan jiwa anda akan menolong and untuk pengembangn diri.

SELAMAT DATANG, YA HAJJ… !

Wajah wajah itu terlihat begitu bahagia. Setelah bergulat dengan beratnya perjuangan melaksanakan ibadah haji, mereka akhirnya tiba kembali di tanah air. Kedatangan mereka kali ini membawa sesuatu yang baru. Oleh-oleh? Bukan sekedar itu. Kini di depan nama mereka tersemat panggilan yang membanggakan – sekaligus amanah – yaitu “Haji” dan “Hajjah”.

Kepada mereka, sengaja saya postingkan tausiah (nasihat). Smoga bermanfaat.

Naskah selengkapnya:

Meraih Haji Mabrur


  Haji mabrur adalah dambaan dan cita-cita setiap muslim yang melaksanakan haji. Tetapi pertanyaannya apa itu haji mabrur? Banyak orang menafsirkan bahwa haji mabrur adalah haji yang ditandai dengan kejadian-kejadian aneh dan luar biasa saat menjalani ibadah tersebut di tanah suci. Kejadian ini lalu direkam sebagai pengalaman ruhani, yang paling berkesan.

Bahkan kadang ketika ia sering menangis dan terharu dalam berbagai kesempatan itu juga dianggapnya sebagai tanda dari haji mabrur. Imam Al Ashfahani menyebutkan haji mabrur artinya haji yang diterima (maqbul) (lihat mufradat alfadzil Qur’an, h. 114).

Tapi apa tanda-tandanya?

Mabrur diambil dari kata al birru(kebaikan). Dalam sebuah ayat Allah swt berfirman: “lantanalul birra hatta tunfiquu mimma tuhibbun. Kamu tidak akan mendapatkan kebajikan sehingga kamu menginfakkan sebagian apa yang kamu cintai”.QS.3:92. Ketika digandeng dengan kata haji maka ia menjadi sifat yang mengandung arti bahwa haji tersebut diikuti dengan kebajikan.

Dengan kata lain haji mabrur adalah haji yang mengantarkan pelakunya menjadi lebih baik dari masa sebelumnya. Al Qur’an juga menggunakan kata al birruuntuk pengabdian yang terus menerus kepada orang tua wabarraan biwalidati. QS. 19:32. Orang-orang yang selalu mentaati Allah swt dan menjauhi segala yang dilarang disebut al abraar, kelak mereka dihari kiamat akan ditempatkan di surga. “Innal abraara lafii na’iem”.QS.82:13. Bila digabung antara ayat ini dengan hadits Rasulullah: “Al hajjul mabrrur laisa lahuu jazaa illal jannah.” HR Bukhari, nampak titik temu yang saling melengkapi, bahwa haji mabrur akan selalui ditandai dengan perubahan dalam diri pelakunya dengan mengalirnya amal saleh yang tiada putus-putusnya. Bila setelah berhaji seseorang selalu berbuat baik, sampai ia menghadap Allah swt, maka jelas ia akan tergolong kelompok al abraardan pahala yang akan kelak ia dapatkan adalah surga.

Beradasarkan pembahasan di atas bahwa untuk mencapai haji mabrur ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:

Pertama, niat yang ikhlas karena Allah swt, bukan karena ingin dipuji orang dan berbangga-bangga dengan gelar haji. Seorang yang tidak ikhlas dalam beramal apapun termasuk haji, Allah swt akan menolak amal tersebut sekalipun di mata manusia ia nampak begitu agung dan mulia.

Kedua, bekalnya harus halal. Haji yang dibekali dengan harta haram pasti Allah swt tolak. Rasulullah saw bersabda: “Sesunguhnya Allah baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Di akhir hadits ini Rasulullah menggambarkan seorang musafir sedang berdo’a tetapi pakaiannya dan makanannya haram, maka Allah tidak akan menerima doa tersebut.” HR. Muslim. Demikian juga ibadah haji yang dibekali dengan harta haram.

Ketiga, Dari niat yang ikhlas dan bekal yang halal akan lahir syarat yang ketiga: istiqamah. Istiqamah artinya komitmen yang total untuk mentaati Allah swt dan tunduk kepada-Nya, bukan saja selama haji, melainkan kapan saja dan di mana saja ia berada. Haji tidak akan bermakna jika sekembalinya dari tanah suci, seorang tidak menyadari identitas kehambaanya kepada Allah swt. Tuntunan syetan kembali diagungkan. Merebut harta haram dan kemaksiatan menjadi kebiasaannya sehari-hari. Bila ini yang terjadi, bisa dipastikan bahwa hajinya tidak mabrur. Karena haji mabrur akan selalu diikuti dengan kebajikan. Pribadi yang istiqamah setelah menjalankan ibadah haji, akan selalu tenang. Tidak plin-plan. Perilakunya jelas tidak berwarna-warni seperti bunglon. Apa yang Allah swt haramkan senantiasa ia hindari, dan apa yang diwajibkan selalu ia tegakkan secara sempurna.

Allah swt mengajarkan bahwa hanya iman dan harta halal yang bisa membuat seseorang selalu istiqamah mentaati-Nya. QS. 2:172, 23:51.

Istiqamah mempertahankan nilai-nilai haji, dan menahan diri dari segala bentuk kemungkaran sekecil apapun.

Seseorang yang naik haji akan di sebut haji mabrur setelah ia nampak bahwa hidupnya lebih istiqamah dan kebajikannya selalu bertambah sampai ia menghadap Allah SWT.

Wallahu a’lam bishshawab.

(http://www.dakwatuna.com/2007/meraih-haji-mabrur/)